Beli rumah pertama itu momen yang bikin deg-degan sekaligus menyenangkan. Bayangkan: akhirnya punya tempat tinggal sendiri, bisa mendesain sesuka hati, dan nggak perlu bayar kontrakan lagi. Tapi di balik semangat itu, banyak orang justru tergesa-gesa dan melakukan kesalahan kecil yang bisa berakibat besar di kemudian hari. Kalau kamu sedang dalam tahap mencari rumah, yuk simak 5 kesalahan saat membeli rumah pertama — biar kamu nggak ikut terjebak!
1. Tidak Menghitung Kemampuan Finansial Secara Realistis 💸
Banyak calon pembeli langsung jatuh cinta pada rumah yang terlihat cantik, tanpa menghitung kemampuan finansial secara detail.
Padahal, beli rumah bukan cuma soal uang muka. Ada juga biaya notaris, pajak, asuransi, sampai perawatan bulanan yang perlu diperhitungkan.
Saran simpel: gunakan rumus maksimal 30% dari penghasilan untuk cicilan rumah. Dengan begitu, keuangan tetap sehat dan kamu nggak kewalahan di tengah jalan.
2. Terlalu Fokus pada Desain, Lupa Lokasi
Rumah boleh indah, tapi kalau jauh dari tempat kerja, sekolah, atau fasilitas umum, lama-lama kamu bakal capek sendiri.
Banyak pembeli baru yang terpikat oleh tampilan rumah show unit, padahal lokasi belum tentu strategis.
Ingat, lokasi menentukan nilai jangka panjang. Rumah sederhana di area bagus bisa jauh lebih bernilai daripada rumah mewah di lokasi sepi.
3. Tidak Mengecek Legalitas dan Surat Tanah 📄
Ini kesalahan yang sering disepelekan. Pastikan rumah yang kamu incar punya dokumen lengkap — seperti sertifikat SHM/HGB, IMB, dan bukti PBB.
Kalau beli rumah second, cek juga riwayat kepemilikannya. Jangan sampai setelah transaksi, baru ketahuan suratnya bermasalah.
Sedikit repot di awal lebih baik daripada pusing di kemudian hari, kan?
4. Tidak Survei Lingkungan Sekitar
Kadang rumah tampak sempurna di brosur, tapi begitu datang langsung ke lokasi, ternyata lingkungannya banjir atau terlalu ramai.
Coba kunjungi lokasi di waktu berbeda — siang dan malam hari — biar kamu tahu kondisi sebenarnya.
Perhatikan juga jarak ke fasilitas penting dan keamanan lingkungan.
5. Tidak Membandingkan Pilihan
Kesalahan terakhir: buru-buru membeli tanpa membandingkan. Padahal, dengan sedikit riset, kamu bisa menemukan rumah dengan spesifikasi serupa tapi harga lebih masuk akal.
Coba bandingkan minimal 3–5 proyek atau lokasi berbeda sebelum memutuskan. Gunakan platform online properti untuk riset harga pasar dan tren kawasan.
Membeli rumah pertama memang langkah besar, tapi bukan berarti harus terburu-buru. Luangkan waktu untuk riset, hitung keuangan dengan cermat, dan pastikan legalitas aman.
Ingat, rumah bukan cuma tempat tinggal — tapi juga investasi jangka panjang yang bisa menentukan stabilitas finansialmu di masa depan.
Dengan menghindari lima kesalahan di atas, kamu bisa membeli rumah pertamamu dengan lebih tenang, aman, dan penuh keyakinan.
Eksplorasi konten lain dari IJBPro | Tempatnya Pasang Iklan Properti
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.